Seni Rupa

Seni Rupa Terapan

Tidak asing rasanya di telinga kita kalau mendengar mengenai seni rupa terapan. Tapi bagi yang belum tahu, seni rupa terapan adalah seni rupa yang digunakan pada kehidupan sehari-hari. Jadi seni ini bukan hanya sekedar memiliki nilai seni saja, tapi ia juga memiliki fungsi tertentu yang berguna untuk digunakan sehari-hari.

Karya seni terapan diciptakan untuk tujuan khusus, di mana baik dari fungsi estetis dan fungsi praktis. Untuk fungsi estetisnya merupakan fungsi yang memang hanya ditujukan sebagai benda hiasan, seperti misalnya hiasan dinding berupa batik atau tenun. Ada pula contoh fungsi estetis lain, yaitu seperti topeng juga vas bunga.

Kalau fungsi praktisnya lebih ke karya seni yang tujuan utamanya adalah bisa digunakan, seperti misalnya perabotan rumah tangga, meja, kursi, sampai tekstil.

Lalu selain itu ada apa lagi si contoh seni rupa terapan? Berikut ini adalah beberapa contoh seni terapan yang ada di kehidupan kita sehari-hari.

Contoh Seni Rupa Terapan

1.Rumah Adat

Rumah Adat

Pertama ada rumah adat, kalau diperhatikan rumah adat memang memiliki bentuk beraneka ragam dan memiliki nilai seni yang tinggi. Struktur bangunan ramah adat pun berbeda dari daerah dengan daerah lainnya yang membuat rumah adat memiliki keunikannya tersendiri. Perbedaan itu biasa bisa dilihat baik dari atap, hiasannya, bahan baku, juga bentuknya.

Salah satu yang bisa kita contohkan adalah rumah joglo di Jawa yang memiliki atap Joglo, sedangkan di Minangkabau mereka menggunakan atap yang Gonjong.

2. Arsitektur Bangunan

 Arsitektur Bangunan

Bukan hanya rumah adat saja, tapi juga bisa dari arsitektur bangunan. Di Indonesia banyak bangunan dengan desain yang beragam juga unik. Si dini kita bisa melihat seni rupa terapan dari bagian arsitekturnya. Candi sendiri adalah salah satu contoh bangunan arsitektur yang ada di Indonesia.

3. Senjata Tradisional

Senjata Tradisional

Kini mungkin senjata tradisional lebih banyak digunakan dalam fungsi estetisnya, tetapi dulu senjata tradisional adalah seni rupa terapan yang bisa dirasakan manfaat fungsi praktisnya. Selain itu senjata tradisional pun juga sering digunakan sebagai peralatan untuk ritual adat, pelengkap pakaian, sampai untuk pertunjukkan seni.

Beberapa contoh senjata tradisional di Indonesia ada celurit dari Madura, Pasa Timpo Sulawesi Tengah, Kujang Jawa Barat, dan masih banyak yang lainnya.

4. Transportasi Tradisional

Transportasi Tradisional

Coba tebak contoh seni rupa terapan apa yang berwujud Transportasi Tradisional? Ya, salah satunya adalah kereta kuda atau delman yang hingga saat ini masih suka kita lihat meski jarang bisa ditemukan di kota-kota besar. Selain delman, ada pula perahu, pedati, becak, dan banyak lainnya. Keunikan bentuk juga hiasan yang ada di alat transportasi tersebut membuatnya memiliki nilai seni yang tinggi.

5. Seni Kriya

Seni Kriya

Terakhir yang menjadi contoh kita kali ini adalah seni kriya. Seni ini sendiri cukup luas dan kalau dilihat dari garis besarnya bisa dibagi ke dalam 4 kelompok, yaitu:

  • Kriya Pahat
  • Kriya Tekstil
  • Kriya Anyaman
  • Kriya Keramik

Nah, itulah beberapa contoh seni rupa terapan yang mungkin belum kalian ketahui. Jika kamu merasa tidak paham dengan keindahan dari contoh-contoh di atas, memang bukan hal yang diherankan. Karena seni adalah sesuatu yang sulit untuk dimengerti.

Tetapi jika memahami dari nilai yang ada, keindahan dari contoh-contoh di atas akan sangat terasa. Jadi setelah membaca artikel ini, apakah kamu paham tentang seni rupa terapan sekarang?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *